<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog PPNI KOMDA RSUD SRAGEN</title>
	<atom:link href="http://ppnisragen.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ppnisragen.wordpress.com</link>
	<description>Berani untuk sebuah perubahan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Jan 2012 16:19:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ppnisragen.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/e71094b5d7bd488ecf87c158b52c6ff5?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Blog PPNI KOMDA RSUD SRAGEN</title>
		<link>http://ppnisragen.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ppnisragen.wordpress.com/osd.xml" title="Blog PPNI KOMDA RSUD SRAGEN" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ppnisragen.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SELAMAT &amp; SUKSES MUNAS PPNI VIII &#8211; BALIKPAPAN 2010</title>
		<link>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/06/06/selamat-sukses-munas-ppni-viii-balikpapan-2010/</link>
		<comments>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/06/06/selamat-sukses-munas-ppni-viii-balikpapan-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 07:39:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ppnirsudsragen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita PPNI]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Perawat PPNI RSUD SRAGEN]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua PPNI]]></category>
		<category><![CDATA[Munas PPNI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppnisragen.wordpress.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[Blog PPNI KOMDA RSUD SRAGEN mengucapkan SELAMAT &#38; SUKSES atas terpilihnya Ibu Dewi Irawati, Ph.D di MUNAS VIII PPNI Balik Papan yang berlangsung dari tanggal 27-30 Mei 2010, untuk masa jabatan priode 2010-2015 sebagai Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Setelah melalui tahapan-tahapan proses pengajuan bakal calon ketua (balon) dan penentuan calon ketua, akhirnya <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=246&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_248" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-248" title="picture-229" src="http://ppnisragen.files.wordpress.com/2010/06/picture-2291.jpg?w=510" alt=""   /><p class="wp-caption-text">sumber: http://alhomiz.wordpress.com</p></div>
<p>Blog PPNI KOMDA RSUD SRAGEN mengucapkan SELAMAT &amp; SUKSES atas terpilihnya Ibu Dewi Irawati, Ph.D di MUNAS VIII PPNI Balik Papan yang berlangsung dari tanggal 27-30 Mei 2010, untuk masa jabatan priode 2010-2015 sebagai Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Setelah melalui tahapan-tahapan proses pengajuan bakal calon ketua (balon) dan penentuan calon ketua, akhirnya yang maju dalam proses pemilihan ketua umum PPNI periode 2010 – 2015 adalah Ibu Dewi Irawati, PhD dan Ibu Prayetni, SKp., M.Kep dengan perolehan suara pengajuan calon dari setiap propinsi, Ibu Dewi 19 suara dan Ibu Prayetni 12 suara. Dari kedua calon yang diajukan dilakukan proses pemungutan suara dari seluruh perwakilan daerah yang memiliki hak suara dengan menunjukkan surat mandat yang diberikan oleh pengurus Propinsi asal. Proses pemungutan suara berlangsung hingga dini hari, dan seluruh peserta MUNAS mengikuti dengan setia untuk memilih calon yang akan memimpin perawat Indonesia lima tahun kedepan.<br />
<span id="more-246"></span><br />
Perolehan suara akhir dari pemungutan suara adalah Ibu Dewi Irawati, PhD 439 suara dan Ibu Prayetni, SKp.,M.Kep 264 suara dengan suara tidak sah atau absten 22  suara. Proses pemungutan dan perhitungan suara selesai hingga pukul 03.30 WITA. Semoga dapat menjalankan Amanah yang diembankan selama kepemimpinan di masa yang akan datang. Kemudian, kami mengucapkan Terima Kasih kepada Prof. Achir Yani yang telah memimpin perawat Indonesia selama 2 priode tahun 2000-2010. Atas jasa dan pengabdiannya di organisasi PPNI selama 10 tahun terakhir, semoga mendapatkan amal baik dan pahala. Allahuma amin Pemikiran dan pengabdian Prof masih kami butuhkan dalam mensukseskan RUU Keperawatan menjadi Undang-Undang.</p>
<p>SALAM HANGAT KEPERAWATAN <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ppnisragen.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ppnisragen.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ppnisragen.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ppnisragen.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ppnisragen.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ppnisragen.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ppnisragen.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ppnisragen.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ppnisragen.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ppnisragen.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ppnisragen.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ppnisragen.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ppnisragen.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ppnisragen.wordpress.com/246/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=246&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/06/06/selamat-sukses-munas-ppni-viii-balikpapan-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61e0ac6fb9feab277873fddddec0171f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ppnirsudsragen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ppnisragen.files.wordpress.com/2010/06/picture-2291.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">picture-229</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HUT PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA  KE 36 TAHUN 2010 PPNI KOMDA RSUD SRAGEN</title>
		<link>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/03/27/hut-persatuan-perawat-nasional-indonesia-ke-36-tahun-2010-ppni-komda-rsud-sragen/</link>
		<comments>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/03/27/hut-persatuan-perawat-nasional-indonesia-ke-36-tahun-2010-ppni-komda-rsud-sragen/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2010 13:50:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ppnirsudsragen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita PPNI]]></category>
		<category><![CDATA[BLOG PERAWAT]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Perawat PPNI RSUD SRAGEN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppnisragen.wordpress.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[A. LATAR BELAKANG Perawat merupakan profesi yang mulia, yang merupakan profesi dan pekerjaan yang membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan rasa empaty yang tinggi. Tidak mudah dan tidak semua orang bisa memiliki kesabaran dalam menghadapi dan melayani orang yang menderita. Salah satu peran aktif dari perawat dalam mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan adalah dengan dibentuknya suatu organisasi profesi <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=243&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#003366;">A.	LATAR BELAKANG<br />
Perawat merupakan profesi yang mulia, yang merupakan profesi dan pekerjaan yang membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan rasa empaty yang tinggi. Tidak mudah dan tidak semua orang bisa memiliki kesabaran dalam menghadapi dan melayani orang yang menderita.<br />
Salah satu peran aktif dari perawat dalam mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan adalah dengan dibentuknya suatu organisasi profesi PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) sebagai wadah bagi profesi perawat yang diharapkan bisa mengakomodir perawat dan juga masyarakat akan pelayanan kesehatan terutama di bidang keperawatan.<br />
Dan tanggal 17 Maret 2010 kita peringati sebagi Hari jadi PPNI yang genap ke 36 tahun, usia yang boleh dibilang cukup mantap, dewasa dan matang sebagai media pengembangan profesi perawat bila diibaratkan dengan usia manusia.<br />
Dalam rangka memperingati Hari jadi PPNI ke 36 Tahun 2010 maka PPNI KOMDA RSUD SRAGEN bermaksud menyelenggarakan berbagai kegiatan- kegiatan, diantaranya adalah kegiatan bhakti sosial, aksi simpatik dan kegiatan olahraga bersama. Dengan harapan, melalui kegiatan tersebut dapat mempererat tali persatuan dan persaudaraan khususnya diantara sesama anggota profesi perawat PPNI KOMDA RSUD SRAGEN.</span><br />
<span id="more-243"></span><br />
<span style="color:#003366;">B.	TUJUAN UMUM<br />
Setelah melakukan kegiatan peringatan Hari jadi PPNI ke 36 Tahun 2010 diharapkan anggota perawat di PPNI KOMDA RSUD SRAGEN ini dapat mempererat tali persatuan dan persaudaraan.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">C.	TUJUAN KHUSUS</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#003366;"> Mempererat tali persatuan dan persaudaraan sesama anggota profesi PPNI KOMDA RSUD SRAGEN.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Memberikan kegiatan yang bisa langsung menyentuh lapisan masyarakat lewat kegiatan aksi simpatik dan bhakti sosial.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Meningkatkan kompetensi pengetahuan dan ketrampilan sesama anggota profesi.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#003366;">D.	TEMA KEGIATAN<br />
Tema peringatan HUT PPNI ke 36 Tahun 2010 KOMDA RSUD SRAGEN ini adalah “Dengan Profesionalisme Yang Tinggi Kita Tingkatkan Kepedulian Kita Terhadap Pelayanan Keperawatan Kepada Masyarakat”.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">E.	BENTUK KEGIATAN<br />
Rangkaian kegiatan HUT PPNI adalah:<br />
1. DONOR DARAH<br />
Hari/ Tanggal: Rabu, 17 Maret 2010<br />
Pukul	: 08.00 WIB &#8211; Selesai<br />
Tempat: PMI CABANG SRAGEN</span></p>
<p><span style="color:#003366;">2. OLAHRAGA FUTSAL<br />
Hari/ Tanggal: Jum’at, 26 Maret 2010<br />
Pukul: 07.30 WIB &#8211; Selesai<br />
Tempat: RSUD SRAGEN (Halaman Belakang)</span></p>
<p><span style="color:#003366;">3. OLAHRAGA BOLA VOLLY PLASTIK<br />
Hari/ Tanggal: Sabtu, 27 Maret 2010<br />
Pukul: 07.30 WIB &#8211; Selesai<br />
Tempat: RSUD SRAGEN (Halaman Belakang)</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Please wait loading&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</span></p>
<p style="text-align:center;"><div><embed src='http://widget-06.slide.com/widgets/slideticker.swf' type='application/x-shockwave-flash' quality='high' scale='noscale' salign='l' wmode='transparent' flashvars='site=widget-06.slide.com&channel=2954361355587236102&cy=wp&il=1' width='426' height='320' name='flashticker' align='middle' /><div style='width: 426px;text-align:left;'><a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&tt=0&sk=0&cy=wp&th=0&id=2954361355587236102&map=1' target='_blank'><img src='http://widget-06.slide.com/p1/2954361355587236102/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide1.gif' border='0' ismap='ismap' /></a> <a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&tt=0&sk=0&cy=wp&th=0&id=2954361355587236102&map=2' target='_blank'><img src='http://widget-06.slide.com/p2/2954361355587236102/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide2.gif' border='0' ismap='ismap' /></a></div></div></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ppnisragen.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ppnisragen.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ppnisragen.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ppnisragen.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ppnisragen.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ppnisragen.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ppnisragen.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ppnisragen.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ppnisragen.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ppnisragen.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ppnisragen.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ppnisragen.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ppnisragen.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ppnisragen.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=243&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/03/27/hut-persatuan-perawat-nasional-indonesia-ke-36-tahun-2010-ppni-komda-rsud-sragen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61e0ac6fb9feab277873fddddec0171f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ppnirsudsragen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perawat Indonesia Disukai Negara Luar</title>
		<link>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/02/22/perawat-indonesia-disukai-negara-luar/</link>
		<comments>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/02/22/perawat-indonesia-disukai-negara-luar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 12:46:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ppnirsudsragen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita PPNI]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Perawat PPNI RSUD SRAGEN]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetensi Perawat]]></category>
		<category><![CDATA[PERAWAT]]></category>
		<category><![CDATA[Profesi Keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppnisragen.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Vera Farah Bararah &#8211; detikHealth Jumat, 19/02/2010 16:04 WIB Batam, Perawat-perawat kesehatan asal Indonesia yang bekerja di luar negeri di kenal ramah dan sangat perhatian pada pasien. Tak heran banyak negara asing yang menginginkan perawat asal Indonesia. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan adanya animo yang besar ini maka Indonesia akan mengirim lagi perawat-perawat kesehatan <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=233&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ppnisragen.files.wordpress.com/2010/02/perawat-nurse-au-edu-dalam.jpg?w=150&#038;h=149" alt="" title="perawat-(nurse.au.edu)-dalam" width="150" height="149" class="alignleft size-thumbnail wp-image-234" />Vera Farah Bararah &#8211; detikHealth<br />
Jumat, 19/02/2010 16:04 WIB<br />
Batam, Perawat-perawat kesehatan asal Indonesia yang bekerja di luar negeri di kenal ramah dan sangat perhatian pada pasien. Tak heran banyak negara asing yang menginginkan perawat asal Indonesia.</p>
<p>Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan adanya animo yang besar ini maka Indonesia akan mengirim lagi perawat-perawat kesehatan untuk bekerja di luar negeri.</p>
<p>&#8220;Mungkin karena perawat-perawat dari Indonesia lebih ramah, care pada pasien serta interaksi dengan pasien dan tenaga kesehatan lainnya lebih baik sehingga perawat dari Indonesia lebih diminati,&#8221; ujar Menkes disela-sela acara peresmian Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan Kesehatan Batam ini terletak di Jalan Marina City Tanjung Uncang, Sekupang kota Batam, provinsi Kepulauan Riau, Jumat (19/2/2010).<br />
<span id="more-233"></span><br />
Sebelumnya, pengiriman perawat-perawat ini tidak melibatkan departemen kesehatan kedua negara namun lebih bersifat private. Tapi kini sudah ada pengiriman perawat yang melibatkan pemerintahan.</p>
<p>&#8220;Kita pernah mengirim 200 perawat ke Jepang yang sebelumnya dilatih di Jakarta. Perawat-perawat ini bekerja di rumah sakit di Jepang dan kerjasama ini telah menguntungkan kedua belah pihak,&#8221; ujar Dr Bambang Giyatno, Kepala Badan Pengembangan SDM Kesehatan Kemkes.</p>
<p>Dr Bambang menuturkan saat ini tengah mempersiapkan 200 perawat lagi ke Jepang untuk gelombang ketiga karena Jepang telah meminta 1.000 perawat dari Indonesia. Selain itu juga dipersiapkan 1.600 perawat untuk ke Norwegia.</p>
<p>&#8220;Sekarang kita sedang mempersiapkan tenaga kesehatan untuk ke Qatar,tapi masih dalam tahap pembicaraan bilateral kedua negara,&#8221; ujar Menkes.</p>
<p>Perawat yang bekerja di luar negeri akan digaji sama dengan perawat yang lainnya. Pengiriman perawat ke luar negeri ini terbuka untuk semua perawat dari Indonesia dengan terlebih dahulu dilakukan penyeleksian.<br />
(ver/ir)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ppnisragen.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ppnisragen.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ppnisragen.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ppnisragen.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ppnisragen.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ppnisragen.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ppnisragen.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ppnisragen.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ppnisragen.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ppnisragen.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ppnisragen.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ppnisragen.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ppnisragen.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ppnisragen.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=233&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/02/22/perawat-indonesia-disukai-negara-luar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61e0ac6fb9feab277873fddddec0171f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ppnirsudsragen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ppnisragen.files.wordpress.com/2010/02/perawat-nurse-au-edu-dalam.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">perawat-(nurse.au.edu)-dalam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kualitas Pelayanan Keperawatan</title>
		<link>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/02/16/kualitas-pelayanan-keperawatan/</link>
		<comments>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/02/16/kualitas-pelayanan-keperawatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 14:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ppnirsudsragen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[BLOG PERAWAT]]></category>
		<category><![CDATA[Keperawatan Managerial]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetensi Perawat]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas Layanan]]></category>
		<category><![CDATA[PERAWAT]]></category>
		<category><![CDATA[Perawat Sragen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppnisragen.wordpress.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Setiyo Purwanto, S.Psi, MSi, Psikolog CH Beralamat di Gumpang Kartasura, mengajar di kedokteran UMS dan tentunya fakultas pikologi UMS. Bidang minat di Psikologi klinis fokus ke masalah psikologi transpersonal dan Spiritual Islam. 1. Pengertian kualitas pelayanan keperawatan Untuk dapat menyelenggarakan pelayanan yang berkualitas, banyak hal yang perlu dipahami, salah satu diantaranya yang dinilai mempunyai <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=226&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#003366;">Oleh: Setiyo Purwanto, S.Psi, MSi, Psikolog CH<br />
<em>Beralamat di Gumpang Kartasura, mengajar di kedokteran UMS dan tentunya fakultas pikologi UMS. Bidang minat di Psikologi klinis fokus ke masalah psikologi transpersonal dan Spiritual Islam.</em></span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em>1. Pengertian kualitas pelayanan keperawatan</em><br />
Untuk dapat menyelenggarakan pelayanan yang berkualitas, banyak hal yang perlu dipahami, salah satu diantaranya yang dinilai mempunyai peranan yang amat penting adalah tentang apa yang dimaksud dengan kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh banyak institusi kesehatan hampir selalu dapat memuaskan pasien, maka dari itu sering disebut sebagai pelayanan kesehatan yang berkualitas. Salah satu definisi menyatakan bahwa kualitas pelayanan kesehatan biasanya mengacu pada kemampuan rumah sakit, memberi pelayanan yang sesuai dengan standar profesi kesehatan dan dapat diterima oleh pasiennya. Menurut Azwar (1996) kualitas pelayanan kesehatan adalah yang menunjukkan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien. <span id="more-226"></span> Makin sempurna kepuasan tersebut, makin baik pula kualitas pelayanan kesehatan. Dalam menyelenggarakan upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan dirumah sakit tidak terlepas dari profesi keperawatan yang berperan penting. Berdasarkan standar tentang evaluasi dan pengendalian kualitas dijelaskan bahwa pelayanan keperawatan menjamin adanya asuhan keperawatan yang berkualitas tinggi dengan terus menerus melibatkan diri dalam program pengendalian kualitas di rumah sakit. Menurut Wiedenback (dalam Lumenta, 1989) perawat adalah seseorang yang mempunyai profesi berdasarkan pengetahuan ilmiah, ketrampilan serta sikap kerja yang dilandasi oleh rasa tanggung jawab dan pengabdian. Sedangkan menurut Karsinah (dalam Wirawan, 1998) perawat adalah salah satu unsur vital dalam rumah sakit, perawat, dokter, dan pasien merupakan satu kesatuan yang paling membutuhkan dan tidak dapat dipisahkan. Tanpa perawat tugas dokter akan semakin berat dalam menangani pasien. Tanpa perawat, kesejahteraan pasien juga terabaikan karena perawat adalah penjalin kontak pertama dan terlama dengan pasien mengingat pelayanan keperawatan berlangsung terus menerus selama 24 jam sehari.</span></p>
<p><span style="color:#003366;"><br />
Departemen kesehatan mendefinisikan perawat adalah seseorang yang memberikan pelayanan kesehatan secara profesional dimana pelayanan tersebut berbentuk pelayanan biologis, psikologis sosial, spiritual yang ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat. Pelayanan keperawatan diberikan karena adanya kelemahan fisik dan mental, keterbatasan pengetahuan serta kurangnya pengertian pasien akan kemampuan melaksanakan kegiatan secara mandiri. Kegiatan itu dilakukan dalam usaha mencapai peningkatan kesehatan dengan penekanan pada upaya pelayanan kesehatan yang memungkinkan setiap individu mencapai kemampuan hidup sehat dan produktif (Aditama, 2002). Dari batasan-batasan mengenai pengertian tersebut diatas, maka dapat disimpulkan pengertian kualitas pelayanan keperawatan adalah sikap profesional perawat yang memberikan perasaan nyaman, terlindungi pada diri setiap pasien yang sedang menjalani proses penyembuhan dimana sikap ini merupakan kompensasi sebagai pemberi layanan dan diharapkan menimbulkan perasaan puas pada diri pasien. </span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em>2. Aspek-aspek kualitas pelayanan keperawatan Menurut Parasuraman (dalam Tjiptono, 1997)</em><br />
Aspek-aspek mutu atau kualitas pelayanan adalah :<br />
</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#003366;"> Keandalan <em>(reliability)</em> Yaitu kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera, akurat dan memuaskan, jujur, aman, tepat waktu, ketersediaan. Keseluruhan ini berhubungan dengan kepercayaan terhadap pelayanan dalam kaitannya dengan waktu.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Ketanggapan <em>(responsiveness)</em> Yaitu keinginan para pegawai atau karyawan membantu konsumen dan memberikan pelayanan itu dengan tanggap terhadap kebutuhan konsumen, cepat memperhatikan dan mengatasi kebutuhan-kebutuhan.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Jaminan<em> (assurance)</em> Mencangkup kemampuan, pengetahuan, kesopanan dan sifat dapat dipercaya yang dimiliki pada karyawan, bebas dari bahaya, resiko, keragu-raguan, memiliki kompetensi, percaya diri dan menimbulkan keyakinan kebenaran (obyektif).</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Empati atau kepedulian <em>(emphaty)</em> Meliputi kemudahan dalam melakukan hubungan komunikasi yang baik dan memahami kebutuhan konsumen yang terwujud dalam penuh perhatian terhadap setiap konsumen, melayani konsumen dengan ramah dan menarik, memahami aspirasi konsumen, berkomunikasi yang baik dan benar serta bersikap dengan penuh simpati.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Bukti langsung atau berujud <em>(tangibles)</em> Meliputi fasilitas fisik, peralatan pegawai, kebersihan (kesehatan), ruangan baik teratur rapi, berpakaian rapi dan harmonis, penampilan karyawan atau peralatannya dan alat komunikasi. </span></li>
</ol>
<p><span style="color:#003366;">Sedangkan menurut Depkes RI (dalam Onny, 1985) telah menetapkan bahwa pelayanan perawatan dikatakan berkualitas baik apabila perawat dalam memberikan pelayanan kepada pasien sesuai dengan aspek-aspek dasar perawatan. Aspek dasar tersebut meliputi aspek penerimaan, perhatian, tanggung jawab, komuniksi dan kerjasama. Selanjutnya masing-masing aspek dijelaskan sebagai berikut:<br />
</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#003366;"> Aspek penerimaan spek ini meliputi sikap perawat yang selalu ramah, periang, selalu tersenyum, menyapa semua pasien. Perawat perlu memiliki minat terhadap orang lain, menerima pasien tanpa membedakan golongan, pangkat, latar belakang sosial ekonomi dan budaya, sehingga pribadi utuh. Agar dapat melakukan pelayanan sesuai aspek penerimaan perawat harus memiliki minat terhadap orang lain dan memiliki wawasan luas.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Aspek perhatian spek ini meliputi sikap perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan perlu bersikap sabar, murah hati dalam arti bersedia memberikan bantuan dan pertolongan kepada pasien dengan sukarela tanpa mengharapkan imbalan, memiliki sensitivitas dan peka terhadap setiap perubahan pasien, mau mengerti terhadap kecemasan dan ketakutan pasien.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Aspek komunikasi Aspek ini meliputi sikap perawat yang harus bisa melakukan komunikasi yang baik dengan pasien, dan keluarga pasien. Adanya komunikasi yang saling berinteraksi antara pasien dengan perawat, dan adanya hubungan yang baik dengan keluarga pasien.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Aspek kerjasama Aspek ini meliputi sikap perawat yang harus mampu melakukan kerjasama yang baik dengan pasien dan keluarga pasien.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Aspek tanggung jawab spek ini meliputi sikap perawat yang jujur, tekun dalam tugas, mampu mencurahkan waktu dan perhatian, sportif dalam tugas, konsisten serta tepat dalam bertindak. </span></li>
</ol>
<p><span style="color:#003366;">Joewono (2003) menyebutkan adanya delapan aspek yang perlu diperhatikan dalam pelayanan yaitu :<br />
</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#003366;"> Kepedulian, seberapa jauh perusahaan memperhatikan emosi atau perasaan konsumen.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Lingkungan fisik, aspek ini menunjukkan tingkat kebersihan dari lingkungan yang akan dinikmati konsumen, ketika mereka menggunakan produk.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Cepat tanggap, aspek yang menunjukkan kecepatan perusahaan dalam menanggapi kebutuhan konsumen.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Kemudahan bertransaksi, seberapa mudah konsumen melakukan transaksi dengan pemberi servis.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Kemudahan memperoleh informasi, seberapa besar perhatian perusahaan untuk menyajikan informasi siap saji.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Kemudahan mengakses, seberapa mudah konsumen dapat mengakses penyedia servis pada saat konsumen memerlukannya.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Prosedur, seberapa baik prosedur yang harus dijalankan oleh konsumen saat berurusan dengan perusahaan.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Harga, aspek yang menentukan nilai pengalaman servis yang dirasakan oleh konsumen saat berinteraksi dengan perusahaan. </span></li>
</ol>
<p><span style="color:#003366;">Sedangkan Soegiarto (1999) menyebutkan lima aspek yang harus dimiliki Industri jasa pelayanan, yaitu : </span></p>
<ol>
<li><span style="color:#003366;">Cepat, waktu yang digunakan dalam melayani tamu minimal sama dengan batas waktu standar. Merupakan batas waktu kunjung dirumah sakit yang sudah ditentukan waktunya. </span></li>
<li><span style="color:#003366;">Tepat, kecepatan tanpa ketepatan dalam bekerja tidak menjamin kepuasan konsumen. Bagaimana perawat dalam memberikan pelayanan kepada pasien yaitu tepat memberikan bantuan dengan keluhan-keluhan dari pasien. </span></li>
<li><span style="color:#003366;">Aman, rasa aman meliputi aman secara fisik dan psikis selama pengkonsumsian suatu poduk atau. Dalam memberikan pelayanan jasa yaitu memperhatikan keamanan pasien dan memberikan keyakinan dan kepercayaan kepada pasien sehingga memberikan rasa aman kepada pasien. </span></li>
<li><span style="color:#003366;">Ramah tamah, menghargai dan menghormati konsumen, bahkan pada saat pelanggan menyampaikan keluhan. Perawat selalu ramah dalam menerima keluhan tanpa emosi yang tinggi sehingga pasien akan merasa senang dan menyukai pelayanan dari perawat. </span></li>
<li><span style="color:#003366;">Nyaman, rasa nyaman timbul jika seseorang merasa diterima apa adanya. Pasien yang membutuhkan kenyaman baik dari ruang rawat inap maupun situasi dan kondisi yang nyaman sehingga pasien akan merasakan kenyamanan dalam proses penyembuhannya. </span></li>
</ol>
<p><span style="color:#003366;">Berdasarkan pandangan beberapa ahli diatas dapat disimpulkan bahwa aspek-aspek kualitas pelayanan keperawatan adalah sebagai berikut :<br />
</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#003366;"> Penerimaan meliputi sikap perawat yang selalu ramah, periang, selalu tersenyum, menyapa semua pasien. Perawat perlu memiliki minat terhadap orang lain, menerima pasien tanpa membedakan golongan, pangkat, latar belakang sosial ekonomi dan budaya, sehingga pribadi utuh. Agar dapat melakukan pelayanan sesuai aspek penerimaan perawat harus memiliki minat terhadap orang lain dan memiliki wawasan luas.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Perhatian, meliputi sikap perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan perlu bersikap sabar, murah hati dalam arti bersedia memberikan bantuan dan pertolongan kepada pasien dengan sukarela tanpa mengharapkan imbalan, memiliki sensitivitas dan peka terhadap setiap perubahan pasien, mau mengerti terhadap kecemasan dan ketakutan pasien.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Komunikasi, meliputi sikap perawat yang harus bisa melakukan komunikasi yang baik dengan pasien, dan keluarga pasien. Adanya komunikasi yang saling berinteraksi antara pasien dengan perawat, dan adanya hubungan yang baik dengan keluarga pasien.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Kerjasama, meliputi sikap perawat yang harus mampu melakukan kerjasama yang baik dengan pasien dan keluarga pasien.</span></li>
<li><span style="color:#003366;"> Tanggung jawab, meliputi sikap perawat yang jujur, tekun dalam tugas, mampu mencurahkan waktu dan perhatian, sportif dalam tugas, konsisten serta tepat dalam bertindak.</span></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ppnisragen.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ppnisragen.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ppnisragen.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ppnisragen.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ppnisragen.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ppnisragen.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ppnisragen.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ppnisragen.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ppnisragen.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ppnisragen.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ppnisragen.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ppnisragen.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ppnisragen.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ppnisragen.wordpress.com/226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=226&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/02/16/kualitas-pelayanan-keperawatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61e0ac6fb9feab277873fddddec0171f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ppnirsudsragen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Remunerasi Perawat (bag 2)</title>
		<link>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/02/05/remunerasi-perawat-bag-2/</link>
		<comments>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/02/05/remunerasi-perawat-bag-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 19:03:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ppnirsudsragen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Langsung Perawat]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Perawat]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Tidak Langsung Perawat]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan Perawat]]></category>
		<category><![CDATA[Penghitungan Jasa Perawat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppnisragen.wordpress.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[http://nursinginformatic.wordpress.com Penulis: Jason Lulus S1 Keperawatan di PSIK-FK UGM Yogyakarta 2002 saat ini di Manajemen Keperawatan RS Banyumas. Bagaimana cara penghitungan harga indek/poin dan jasa langsung dalam pembagian jasa pelayanan bagi perawat? Bila kebijakan rumah sakit telah memberikan porsi tersendiri bagi komunitas perawat dalam jasa pelayanan, maka penghitungan indek akan cukup mudah dan transparan, karena <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=195&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#003366;"><a href="http://nursinginformatic.wordpress.com/2010/02/01/remunerasi-perawat-bag-2/" target="_blank">http://nursinginformatic.wordpress.com</a><br />
Penulis: Jason<br />
Lulus S1 Keperawatan di PSIK-FK UGM Yogyakarta 2002<br />
saat ini di Manajemen Keperawatan RS Banyumas.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Bagaimana cara penghitungan harga indek/poin dan jasa langsung dalam pembagian jasa pelayanan bagi perawat?</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Bila kebijakan rumah sakit telah memberikan porsi tersendiri bagi komunitas perawat dalam jasa pelayanan, maka penghitungan indek akan cukup mudah dan transparan, karena porsi yang diberikan oleh manajemen rumah sakit sudah jelas.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Sebagai simulasi begini.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Pada bulan Januari 2010, dari seluruh jasa pelayanan yang dihasilkan rumah sakit untuk dibagikan kepada seluruh karyawan sebesar 2 milyar. Dan berdasarkan kebijakan, umpamanya profesi perawat mendapatkan 33% dari 2 milyar. Maka uang yang dibagikan untuk seluruh perawat sebesar Rp. 666.000.000,-</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Dari Rp.666.000.000,- dibagi menjadi dua, yaitu untuk Jasa Langsung dan Jasa Tidak Langsung. Prosentase Jasa Langsung dan Jasa Tidak Langsung disepakati bersama di komunitas perawat, apakah 20%:80% atau 30%:70% disesuaikan dengan selera masing masing.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Taruhlah kita ambil 30% untuk Jasa Langsung dan 70% untuk Jasa Tidak Langsung. Penghitungan indek/poin digunakan untuk membagi Jasa Tidak Langsung. Sehingga yang dibagi dengan indek/poin sebesar Rp.666.000.000 x 70% = Rp.466.200.000,-<br />
<span id="more-195"></span></span> <span style="color:#003366;"><br />
Setelah didapatkan angka itu, langkah berikutnya adalah menghitung jumlah indek seluruh perawat di rumah sakit. Pada tulisan sebelumnya dicontohkan perawat Nurul memiliki indek sebanyak 40. Perawat lain ungkin ada yang 30, 35, 42, 38 dst. Seluruhnya di hitung, sehingga didapatkan jumah kumulatif seluruh indek perawat. Contoh saja, kalau rata rata indek adalah 40 dan di rumah sakit kita ada 400 perawat, berarti ada 40 x 400 = 16000 indek.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Nah untuk menghitung harga indek adalah dengan cara uang yang dibagi untuk Indek Tidak Langsung di bagi dengan total indek. Kalau menggunakan contoh di atas, berarti Rp. 466.200.000,- : 16.000 = Rp. 29.137,5,- Artinya satu indek harganya Rp. 29.137,5,-</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Kalau diilustrasikan kepada perawat Nurul yang memiliki indek 40, maka tinggal dikalikan dengan harga indek. Sehingga didapatkan 40 x Rp.29.137,5 = Rp. 1.165.500,- Berarti dalam bulan Januari, perawat Nurul mendapatkan Jasa Pelayanan dari Jasa Tidak Langsung sebesar Rp.1.165.500,-</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Masing masing perawat tentu berbeda, tergantung dari jumlah indek/poin yang dimiliki oleh perawat tersebut.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Lalu bagaimana menghitung Jasa Langsung?</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Jasa Langsung didapatkan dari seberapa besar kinerja perawat dalam satu ruang. Bagi ruangan yang memiliki pendapatan per bulan dari tindakan perawatan tinggi, tentu Jasa Langsungnya akan lebih tinggi. Walaupun mungkin pada akhirnya prinsip kebersamaan musti dikedepankan.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Sebagai ilustrasi begini. Di ruang A, dari laporan bulan Januari menghasilkan pendapatan tindakan perawatan sebesar 25 juta. Ruang B sebesar 30 juta. Ruang C sebesar 28 juta dst. Dengan cara menghitung prosentase kontribusi terhadap pendapatan perawat, maka masing masing ruang bisa dihitung berapa besar kontribusi yang diberikan.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Contoh pendapatan seluruh tindakan perawatan adalah 200 juta. Maka ruang A yang memberikan kontribusi 25 juta berarti berkontribusi sebesar 12,5%. Ruang B yang menghasilkan 30 juta berarti berkontribusi sebesar 16% dst.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Di atas sudah diilustrasikan, bahwa jumlah Jasa Langsung adalah 30% x Rp.666.000.000 = Rp. 199.800.000 atau sama dengan Rp.666.000.000 – Rp.466.200.000 = Rp. 199.800.000,-</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Ruang A yang berkontribusi sebesar 12,5%, maka Jasa Langsung yang diterima oleh ruang A berarti Rp.199.800.000 x 12,5% = Rp. 24.975.000. Nah bagaimana membagi ke masing masing perawat terhadap Jasa Langsung ini? Tentu diserahkan ke masing masing ruang. Apakah dengan cara menghitung seluruh aktifitas perawatan masing masing orang dalam satu bulan atau dibagi rata dalam satu ruang itu.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Bila dibagi rata dalam satu ruang, maka seumpama di Ruang A jumlah perawatnya 20 orang, maka Rp.24.975.000 : 20 = Rp.1.248.750,- Sehingga masing masing perawat mendapat Rp. 1.248.750,- dari Jasa Langsung.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Sehingga, seandainya perawat Nrul adalah seorang perawat di Ruang A, maka dalam bulan Januari, di mendapatkan Jasa Perawatan sebesar Rp.1.165.500,- (jasa tidak langsung) ditambah Rp. 1.248.750,- (Jasa Langsung) sehingga seluruhnya dia mendapatkan Jasa Perawatan sebesar Rp.2.414.250,-.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ppnisragen.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ppnisragen.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ppnisragen.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ppnisragen.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ppnisragen.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ppnisragen.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ppnisragen.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ppnisragen.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ppnisragen.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ppnisragen.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ppnisragen.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ppnisragen.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ppnisragen.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ppnisragen.wordpress.com/195/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ppnisragen.wordpress.com&amp;blog=9122048&amp;post=195&amp;subd=ppnisragen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppnisragen.wordpress.com/2010/02/05/remunerasi-perawat-bag-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61e0ac6fb9feab277873fddddec0171f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ppnirsudsragen</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
