Komite Keperawatan sebagai Mesin Penggerak Keperawatan di RSUD SRAGEN

WISMAHIJAUBang Dul menulis,
Perawat sebagai bagian dari tim kesehatan yang ada di rumah sakit, merupakan komunitas terbanyak dari profesi yang ada di rumah sakit. Sebagai komunitas yang terbanyak, baik buruknya perawat perawat di sebuah rumah sakit akan berdampak terhadap citra rumah sakit sebagai pemberi layanan kesehatan kepada masyarakat. Wacana tentang komunitas keperawatan telah lama disampaikan oleh Prof Ma’arifin Husein sejak beberapa tahun yang lalu, dan konsep tentang Komite Keperawatan; sebagaimana di rumah sakit juga ada Komite Medis, Komite Keperawatan mempunyai dasar hukum yang cukup kuat, yaitu berdasar Kep Mendagri No. 1 tahun 2002. Dalam Kep Mendagri tersebut menyebutkan bahwa di Rumah Sakit terdapat Komite Medis, dan Komite Keperawatan. Komite Keperawatan disebutkan adalah merupakan kelompok profesi perawat/ Bidan yang anggotanya terdiri dari perawat, bidan, dan mempunyai tugas membantu direktur menyusun standar keperawatan, pembinaan askep, dan pembinaan etika.

Beranjak dari sinilah kami bersama, teman-teman PPNI KOMDA RSUD SRAGEN berani memulai serangkaian perjuangan panjang mendesak segera dibentuknya Komite Keperawatan di RSUD SRAGEN. Komite keperawatan adalah kelompok kerja keperawatan yang bersifat fungsional yang beranggotakan seluruh perawat di RSUD SRAGEN. Dibentuknya komite keperawatan adalah untuk menghimpun anggota fungsional perawat dalam menyampaikan ide-ide/ pemikiran dan gagasan sehingga dapat memberikan masukan kepada Manajemen Rumah Sakit tentang pengembangan dan peningkatan Mutu Keperawatan RSUD SRAGEN.

Tujuan dibentuknya komite adalah :

  1. Mewujudkan profesionalisme profesi perawat di RSUD SRAGEN
  2. Mengembangkan dan meningkatkan mutu pelayanan keperawatan di RSUD SRAGEN
  3. Meningkatkan citra keperawatan RSUD SRAGEN
  4. Mewujudkan profesi keperawatan sebagai profesi yang mandiri dan sejajar dengan profesi lain di RSUD SRAGEN
  5. Mewujudkan Visi RSUD SRAGEN

Dalam melaksanakan tugas Komite Keperawatan, dilakukan pemilihan secara langsung, umum, bebas dan rahasia bagi perawat yang ada di RSUD SRAGEN untuk dipilih menjadi Dewan Perwakilan Komite Keperawatan sebanyak 10% dari jumlah keseluruhan perawat, yang berfungsi untuk mewakili seluruh perawat yang ada di RSUD SRAGEN dan bertugas untuk memfasilitasi perawat dan bekerja dalam struktur kerja sebagai berikut :

  1. Ketua
  2. Sekretaris
  3. Bendahara
  4. Komisi-komisi :
  • Komisi Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan
  • Komisi Advokasi, Etik, dan Hukum
  • Komisi Standarisasi

“Perjuangan ini baru dimulai..” kata Bang Dul lirih.. “Rawe-rawe rantas, Mas!!”

About these ads
    • Jason
    • Agustus 24th, 2009

    Siiip….semangat Fren. Jadikan RS sebagai ajang sinerginya Komite Perawatan dan Bidang Perawatan. Keduanya dibutuhkan, keduanya berperan.
    Tanamkan idealisme yang tinggi di Komite untuk melakukan back up komunitas terhadap struktur Bidang Perawatan.
    Selamat menempuh hidup baru dalam dunia yang baru. Komunitas Perawat.

    • ppnisragen
    • Agustus 25th, 2009

    Terimakasih, pak Jasun.
    Terutama dukungan dari Sahabat-sahabat di RSU BLUD Banyumas. Ada baeknya kami harus belajar banyak dari Komite Keperawatan Banyumas. Tidak hanya Study Banding, juga melalui beberapa diskusi secara online..

    Salam dari Sragen

    • Enti arnas
    • Desember 1st, 2009

    memulai untuk memahami dan membentuk komite keperawatan memang sulit, tapi harus tetap SEMANGATTTT…….

    • jajang
    • Februari 2nd, 2010

    salam kompak selalu tuk temen2 di RSUD Sragen…mau tanya nih selain Kep Mendagri no 1 th 2002, apa lagi sih dasar hukum untuk pembentukan Komite Keperawatan? dan Type apa aja RS yang harus sudah ada komite Kep?
    maju terus perawat Indonesia dan siap bersaing diera globalisasi, thkns

  1. siip. untuk sejawat.
    mohon perkenannya membagi info-info ter-anyar.
    hidup perawat.

    • upik murni purwanti, S.Kep MKes
    • November 22nd, 2010

    ya trims deh buat rsu sragen yang udah bikin catatan tentang komite…di rsu rembang baru mau mambentuk nih, sebenarnya boleh nggak sih kepala ruang sekaligus menjadi ketua komite kep??? tks

      • twi hartusi sri leally
      • Januari 13th, 2012

      sama dong dengan kondisi di RS swata di pati tempat aku bekerja. boleh nga double job

    • nurhadi
    • Januari 18th, 2011

    Assalamualaikum.. salam sejawat!
    saya bangga dengan posisi dan kondisi perawat saat ini, mungkin dulu perawat/perawat gigi hanya dipandang sebelah mata, bahkan hanya dianggap sebagai pembantu dlm sebuah pekerjaan, ttp sekarang…..kita mulai bisa menunjukan siapa perawat yg sebenarnya,pererat persatuan dan kesatuan kita lewat KOMITE KEPERAWATAN. Mari kita bahu membahu demi menjunjung citra perawat,. trims bang dul,salam dari kami KOMITE PERAWAT GIGI di RS.KHUSUS GIGI DAN MULUT PEMKOT BANDUNG.
    wasalam

    • imelda
    • Maret 3rd, 2012

    assalamualaikum wr.wb..
    ditempat kerja saya, masih baru akan dibentuk komite keperawatan, tetapi setelah melihat Undang Undang no 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit BAB IX pasal 33 ayat b hanya disebutkan, “Organisasi Rumah Sakit paling sedikit terdiri atas Kepala Rumah Sakit atau Direktur Rumah Sakit, unsur pelayanan medis, unsur keperawatan, unsur penunjang medis, komite medis, satuan pemeriksaan internal, serta administrasi umum dan keuangan..
    seperti ada yang hilang.
    yang menjadi pertanyaan apakah komite keperawatan begitu tidak pentingnya kah?? sehingga tidak menyebut sama sekali tentang Komite Perawatan???

  2. imelda :
    assalamualaikum wr.wb..
    ditempat kerja saya, masih baru akan dibentuk komite keperawatan, tetapi setelah melihat Undang Undang no 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit BAB IX pasal 33 ayat b hanya disebutkan, “Organisasi Rumah Sakit paling sedikit terdiri atas Kepala Rumah Sakit atau Direktur Rumah Sakit, unsur pelayanan medis, unsur keperawatan, unsur penunjang medis, komite medis, satuan pemeriksaan internal, serta administrasi umum dan keuangan..
    seperti ada yang hilang.
    yang menjadi pertanyaan apakah komite keperawatan begitu tidak pentingnya kah?? sehingga tidak menyebut sama sekali tentang Komite Perawatan???

    • Sireniah Busang RSD. Samarinda
    • April 2nd, 2012

    Menurut Saya mgkn bukan nama komitenya, tapi ada jabatan yang berfungsi seperti komite dalam jabatan struktural

    • febri swastika
    • Mei 16th, 2012

    Dalam permendagri no. 1 tahun 2002 komite keperawatan ada dalam struktur organisasi rumah sakit tetapi dalam UU RS tahun 2009 tidak termuat ttg komite keperawatan. Apakah permendagri thn 2002 bs dijadikan landasan hukum. Thx.

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: